
Bunga mentega atau oleander (Nerium oleander) memang cantik dipandang, namun di balik moleknya kuntum bunga, tanaman ini ternyata mengandung senyawa beracun. Bunga ini mengandung zat oleandrin. Jika termakan, zat ini bisa menyebabkan sesak nafas, meningkatkan detak jantung dan bisa berakhir kematian. Zat oleandrin terkandung di seluruh bagian tanaman, mulai dari akar, batang, daun hingga bunga. Bunga ini banyak memiliki varietas, ada yang berwarna pink, merah, dan putih. So…waspadai, terutama si kecil jika di rumah ada tanaman ini.
Teks & Foto : Budi Sutomo
DIarsipkan di bawah: Adenium



bunganya cantik tapi kok beracun ya? apakah bunga ini sejenis adenium juga yak? tapi daunya kok sepertinya tidak asing ya……….
itulah rahasia alam, kadang yang terlihat cantik malah berbahaya untuk kita demikian sebaliknya.
Itu lain dengan adenium, cuman kebetulah bunganya agak mirip
Terima kasih,
gara-gara pemberitaan tentang bunga beracun ini, pohon ini langsung habis dipangkas disekitar rumahku. padahal bunganya cantik kok dan rasa-rasanya nggak bakal dimakan deh
iya, sama dilingkunganku juga demikian, sayang
Siapa kah gerangan yg sudah pernah mencoba cicip daun tanaman ini? Sayang sekali di tebang.
senyawa oleandrin itu bukannya bs digunakan untuk obat jantung y?? gw jd bgg deh…
Majalah Farmasi Indonesia
Rubrik : Volume 15
Sitotoksisitas oleandrin hasil isolasi dari daun Nerium indicum Mill. terhadap beberapa kultur sel kanker manusia
Kamis, 29 Mei 2008 – by : Mae S.H.Wahyuningsih
Pencarian senyawa antikanker dari bahan alam masih terus berlangsung. Pada penelitian pendahuluan diketahui bahwa oleandrin hasil isolasi dari daun Nerium indicum Mill. menghambat pertumbuhan sel mieloma in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksik oleandrin terhadap beberapa jenis kanker manusia. Uji sitotoksik oleandrin dilakukan terhadap tujuh sel kanker manusia secara in vitro dengan metode SRB. Analisis data dilakukan dengan membandingkan nilai ID50 dari oleandrin terhadap ke tujuh kultur sel kanker manusia dengan kontrol positif doksorubisin dan sisplatin.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa oleandrin mempunyai efek sitotoksik terbesar pada kanker payudara (MCF7) dengan nilai ID50 = 8,85 nM.
Kata kunci: Oleandrin, sitotoksisitas, sel kanker manusia, ID50